No right-clicking please! (:
Please ask instead! :D
WELCOME
tHe cHronicLes 0f tYas
cuma pengen cuap-cuap
Welcome to akulahtyas.blogspot.com.
this is my personal blog
ini tentang aku dan kehidupanku :D
dan tentu saja dengan kehidupan baruku sekarang,,
kehidupan baru bersama seseorang yang kusayangi, suamiku
ini bukan soal narsisme,,
ini soal diriku sendiri
Other than that, enjoy yourself! :D
Blog
Kesiapan Nikah
31 Oktober 2008;
Terkadang apa yang kita perjuangkan tidak selamanya membuahkan hasil yang kita inginkan.Banyak keinginan kita yang Allah tunda kedatangannya, bahkan ada yang keinginannya tersebut Allah ganti dengan kehendak-Nya. Yakinlah bahwa pilihan Allah itu adalah pilihan terbaik, pilihan Allah itu adalah pilihan yang paling terbaik, berhusnudzonlah terhadap yang Allah berikan kepada kita.Yang jelas jika keinginan kita tidak tercapai, janganlah sekali-kali untuk menyesali hal tersebut.
Ane pernah dengar sebuah nasihat pernikahan dari Quraiys Shihab, menurut beliau jodoh itu bukan dilihat dari kemiripan muka, bukan dilihat dari wajah yang mirip antara laki-laki dan perempuan tersebut. Tapi jodoh itu dilihat dari kemiripan kebiasaan kehidupan sehari-hari kita, misalkan orang yang suka dhuha pasti akan berjodoh dengan orang yang suka dhuha pula, begitu juga orang yang suka bershaum senin-kamis, maka Allah akan menjodohkannya dengan seseorang yang suka shaum senin-kamis juga. Allah mendasari perjodohan kita dengan sebuah kebiasaan kita, kebiasaan yang senantiasa berbuah kemanfaatan. Maka, jika kita ingin berjodoh dengan perempuan/ laki-laki yang saleh/ah maka yang pertama harus kita lakukan adalah bermuhasabah diri, sejauh mana tingkat keshalehan kita, sejauh mana penghambaan diri kita kepada Allah. Jangan sampai kita meminta jodoh yang shaleh/ah tapi kondisi iman kita jauh dari makna tersebut. Allah berfirman: Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga).” (An Nur 26).
yang kedua yang harus kita lakukan dalam mencari jodoh adalah memperhatikan kelurusan niat kita. hal ini sangat penting sebgai dasar pondasi kita kedepan dalam membangun rumah tangga, jangan sampai niat kita hanya sebatas, maaf hanya mencari nafkah batin saja. tapi diluar itu essensi dari sebuah pernikahan adalah mengharapkan ridho Allah dengan cara mengikutu sunnah yang telah Rasul ajarkan. Tentunya hal tersebut juga harus di raih dengan cara yang halal.
Rasulullah bersabda "Barangsiapa yang menikahkan (putrinya) karena silau akan kekayaan lelaki meskipun buruk agama dan akhlaknya, maka tidak akan pernah pernikahan itu dibarakahi-Nya, Siapa yang menikahi seorang wanita karena kedudukannya, Allah akan menambahkan kehinaan kepadanya, Siapa yang menikahinya karena kekayaan, Allah hanya akan memberinya kemiskinan, Siapa yang menikahi wanita karena bagus nasabnya, Allah akan menambahkan kerendahan padanya, Namun siapa yang menikah hanya karena ingin menjaga pandangan dan nafsunya atau karena ingin mempererat kasih sayang, Allah senantiasa memberi barakah dan menambah kebarakahan itu padanya."(HR. Thabrani).
"Janganlah kamu menikahi wanita karena kecantikannya, mungkin saja kecantikan itu membuatmu hina. Jangan kamu menikahi wanita karena harta / tahtanya mungkin saja harta / tahtanya membuatmu melampaui batas. Akan tetapi nikahilah wanita karena agamanya. Sebab, seorang budak wanita yang shaleh, meskipun buruk wajahnya adalah lebih utama".(HR. Ibnu Majah).
Ketiga kita harus bisa mempersiapkan bekal. dalam artian nikah bukan sekedar ceremonial semata, tapi nikah mengajarkan kita untuk mempersiapkan ilmu, mental dan harta. Dengan ilmu akan menjadikan manusia lebih mengerti makna dan hakikat dari pernikahan yang akan mengiringkan mereka ke jalan keberkahan, karena didalamnya ilmu akan senantiasa menjadi penunjuk arah mau kemana pernikahan tersebut mau di bawa. Mental yang siap akan mengarahkan perubahan status personal menjadi status sosial, dimana didalamnya akan membagi kita menjadi seorang suami/isteri, ayah/ ibu, keluarga dan komunitas baru di kehidupan sosial di tengah-tengah masyarakat Mental kuat akan lebih mengantarkan kita menuju kesiapan perubahan status sosial tersebut, berbaur dengan kehidupan kompleks yang tentunya sering dibumbui dengan permasalahan personal, intrapersonal bahkan interpersonal. Harta walaupun bukan hal yang utama dalam pernikahan memiliki peranan penunjang yang akan memfasilitasi terbentuknya kebutuhan primer keluarga. Harta ini sangat berperan ketika harta yang kita peroleh tidak dijadikan sebagai alat pemuas kebutuhan rumah tangga, tapi kebutuhan akan harta ini senantiasa harus menjadi rujukan dalam upaya pertanggungjawaban kita dalam menafkahi keluarga. Kebutuhan ini memamg tidak mendasar, tapi setidaknya ketika kita punya penghasilan tetap tanggungjawab sebagai imam keluargapun terpenuhi.
Mahligai rumah tangga tidak bisa berdiri tegak tanpa ada nya dua hati yang saling mencinta. kehadiran cinta bisa memberi warna-warni indah dalam rumah tangga. jika cinta mulai mengering disalah satu hati, mahligai rumah tangga pun akan mulai bergoncang. bukan tidak mungkin badai akan datang memporak-porandakan bangunannya. membangun rumah tangga dengan dasar saling mencintai adalah sesuatu yang diperintahkan Islam. Cinta mengalahkan limpahan harta dan kemewahan. Cinta tidak bisa diukur dengan emas dan permata. Cinta hanya memilih pasangan yang diinginkannya. Tak seorang pun bisa memaksakan cinta. Rumah tangga yang harmonis hanya bisa dibangun di atas kemurnian dan keagungan cinta. Prinsip Islam, Membangun rumah tangga di atas dasar cinta. Apa yang seharusnya dilakukan suami agar kehidupan nya senantiasa dipenuhi ketenangan, kedamaian, dan kemesraan laksana angin pagi hari yang bertiup semilir menerpa lembut di kulit ??? Dia harus selalu ingat bahwa hati istrinya adalah sesuatu yang sangat berharga, melebihi berharganya semua kekayaan yang dia miliki. karena itu, dia harus senantiasa menjaga nya agar cinta didalamnya tetap bersemi indah dan tidak berpaling kepada orang lain. Kondisi menjaga hati istri ini sama persis dengan orang yang menjaga harga bendanya. jika ia tidak menjaga dan mengembangkannya, maka lamban laut harta itu akan berkurang dan terus menyusut hingga habis sama sekali. Akhirnya, ia menjadi orang yang bangkrut dan sama kedudukannya dengan anak jalanan yang tidak punya apa-apa. bangkrut harta masih lebih baik daripada bangkrut cinta. tidak punya harta dan uang masih bisa mencari pinjaman. tapi untuk urusan cinta, tidak ada seorang pun yang akan memberikan pinjaman cinta. biro jodoh sekalli pun. Hati seorang istri adalah modal utama bagi sang suami untuk menikmati kebahagiaan. cara mengembangkan modal itu adlah dengan kata-kata manis yang dibisikan dalam telinganya dalam berbagai kesempatan dan suasana; ungkapan kata-kata yang menyenangkan hati sang istri, juga disertai dengan memberikan hadiah-hadiah walau pun kurang berharga. kemesraan yang terbina dengan baik dalam kehidupan sehari-hari bagaikan pupuk yang menyuburkan tanaman. Cinta akan tetap subur jika kemesraan mewarnai segala suasana. Suami yang gemar memberikan hadiah-hadiah akan membuat hati sang istri terhipnotis, sehingga rasa cinta dan sayangnya kepada suami dari hari kehari semakin bersemi. tidaklah sia-sia sang suami mebayar lebih untuk hadiah-hadiah tersebut, karena pada saat yang sama dia akan mendapatkan keuntungan besar melebihi keuntungan jual belinya. dia akan melihat wajah istrinya berseri-seri; bibirnya mengembangkan senyum manis penuh arti; dan mulutnya tak henti-henti memuji kebaikan dan perhatian suaminya. saat itulah kebahagian yang sebenernya memenuhi seisi rumah. Lebih dari itu, hati sang istri hanya akan dipenuhi dengan namanya, kebaikannya, perhatiannya, cintanya, kasih sayangnya, dan bayangan wajahnya. mustahil rasanya untuk memalingkan wajahnya, apalagi memberikan hatinya kepada laki-laki lain. suasana-suasana kebahagian seperti ini menjadi sarana yang baik bagi sang suami untuk memupuk cinta dan membuatnya bersemi setiap saat. Cinta sama halnya dengan iman seseorang, mengalami pasang-surut, ada kalanya bertambah dan ada kalanya berkurang. banyak sekali kesempatan yang bisa dimanfaatkan oleh suami untuk memupuk cintanya. tingkat keberhasilannya sangat bergantung pada kemampuan dan ketrampilannya menggunakan kesempatan itu. Suami yang cerdas adalah yang masuk kedalam singgsana hati istrinya dan tidak keluar lagi. Sementara yang bodoh hanya menikmati tubuh istrinya dan kehilangan ikatan batin suami istri yang saling mencintai. Ikatan itulah yang memungkinkan kedua belah pihak merasakan kenikmatan hidup bersama. tanpa ikatan batin yang kuat, sulit rasanya untuk membina rumah tangga yang sakinah, mawaddah dan wa rohmah.
Selain memberikan hadiah, memberikan perhatian dan memuji kecantikan istri juga dapat mengobarkan api cinta dihatinya. perhatian suami terhadap penampilan fisiknya demi sang istri juga tidak kalah penting. menjaga kebersihan pakaian dan wangi tubuh akan memberikan peranan penting dalam mewujudkan kebahagiaan hidup berumah tangga. ketika suami memperhatikan penampilannya untuk sang istri, si istri akan merasa bahwa dirinya dihargai, diperhatikan, dimanja, dan sebagainya. Jika itu yang terjadi, pastilah cinta dan kasih sayangnya kepada sang suami akan bertambah besar.
Berikutnya adalah bagaimana seorang suami bersikap di meja makan. memasak adalah pekerjaan wanita yang perlu mendapatkan perhatian ekstra. ada seorang istri yang sangat pandai dalam urusan memasak dan ada juga yang kemampuannya pas-pasan. bagaimanapun kemampuan sang istri dalam memasak, sang suami tidak boleh mencela atau mengejeknya. Walau demikian, bukan berarti sang suami harus makan makanan yang tidak dia sukai. jika ada sesuatu yang tidak dia sukai dari masakan istrinya, hendaknya dia memberitahukan dengan lemah lembut, bukan dengan celaan atau ucapan kasar, karena kata-kata kasar sang suami terasa panas bagaikan jilatan api dihati si istri. bahkan bisa jadi akan meninggalkan luka dihatinya yang tak kunjung sembuh. karena itu, hendaknya sang suami sebisa mungkin menghindari hal-hal yang bisa melukai hati sang istri, sekecil apapun. Ketika duduk di meja makan, Rasulullah mengajarkan bagaimana sang suami harus bersikap dihadapan istrinya. Islam mengajarkan dalam sebuah keluarga memiliki tradisi berkumpul bersama seluruh anggota keluarga ketika makan. Nah, ketika suami istri sudah duduk di meja makan, Rasulullah kembali mengajarkan sebuah perilaku mulia seorang suami terhadap istrinya. Beliau mengajarkan agar suami menyuapi istrinya, karena sesuap makanan yang diberikan kemulut isrtinya dihargai dengan sebuah pahala yang besar. Tak terbayangkan bahagia sang istri atas perlakuan suami terhadapnya. Ini benar-benar menjadikan hati sang istri berada dalam genggaman sang suami. sang istri tidak akan berpikir dua kali untuk melakukan hal yang sama yang telah dilakukan oleh sang suami.
Islam juga mengajarkan sang suami untuk bersikap lemah-lembut dalam bertutur kata kepada istrinya. Karena ketika sang istri marah, dia akan melupakan semua kebaikan anda. akan tetapi, dia tidak bisa melupakan semua perlakuan buruk anda selamanya. dan ingat, kemarahan seorang wanita kdang memang begitu dahsyat. Oleh karena itu, hendaknya sang suami selalu memberikan kasih sayang kepada si istri.
Inilah jalan yang diperuntukan Islam bagi para laki-laki yang ingin mengenggam hati wanita sepenuhnya. Akan tetapi, jalan ini tidak akan ditempuh, kecuali oleh orang-orang yang mengagungkan cinta.
wahhh..bagus yank blog-nya bisa buat pelajaran tuk calon suami ataupun yg masih tahap pacaran. Memang benar, cinta mengalahkan segala-galanya, hidup tanpa cinta dan kasih sayang, bagaikan taman yg tak berbunga dan menjadikan di dunia ini terasa hampa. Marilah kita mencintai dengan tulus kepada orang yg telah mencintai kita dengan putih cintanya. Kita pupuk dan sirami cinta yg telah kita tanamkan di hati supaya gak layu. Karena cinta merupakan anugerah dari Allah. Tapi ingat...cinta hakiki hanya kepada Allah SWT saja... "Allohumma antassalam, waminkassalam, wa ilaika ya'uudussalam, fahayinaa Robbana bissalam, wa adkhilnal jannata darossalam, tabarokta Robbanaa wata a'laita yaa dzaljalali wal ikraam"
bagus banget...tp aku bisa gak ya, jd laki2 seperti itu ??? Semoga Allah memberkahiku, supaya bisa menjadi lelaki yg berguna bagi agama dan keluarga.. Amin
pengetahuan kayak gini kan sapa tau berguna,, pas kita dah nikah ...
nih,, ada teori yang bisa kita terapkan untuk mendapatkan jenis kelamin anak sesuai dengan yang kita inginkan.
Teori Akihito
Teori ini menegaskan pada kapan waktu berhubungan seksual. Hasil penelitian menunjukkan masing-masing kromosom memiliki karakter sendiri-sendiri. Sperma Y berbentuk bundar, ukurannya lebih kecil atau sekitar sepertiga kromosom X, bersinar terang, jalannya lebih cepat, dan usianya lebih pendek serta kurang tahan dalam suasana asam. Sedangkan sperma X ukurannya lebih besar, berjalan lamban, bentuknya lebih panjang, dan dapat bertahan hidup lebih lama serta lebih tahan suasana asam. Dari data itu bisa disimpulkan jika ingin memperoleh anak laki-laki maka hubungan intim harus dilakukan bertepatan atau segera setelah terjadi ovulasi (saat keluarnya sel telur dari indung telur atau masa subur). Dengan begitu, sperma Y yang masuk ke dalam rahim dapat langsung membuahi sel telur. Sedangkan untuk mendapatkan anak perempuan, hubungan intim sebaiknya dilakukan sebelum ovulasi terjadi. Misalnya, ovulasi diperkirakan terjadi pada tanggal 10. Oleh karena itu, hubungan intim sebaiknya dilakukan 3 hari sebelumnya, sehingga pada saat ovulasi terjadi tinggal sperma X yang masih hidup dan membuahi sel telur. Metode ini memang tidak praktis karena pasangan harus tahu saat tepat berlangsungnya ovulasi. Padahal untuk mengetahui hal itu seorang wanita harus mengukur suhu tubuhnya selama 3 bulan berturut-turut. Proses pengukurannya pun tidak boleh salah, yakni dengan meletakkan termometer khusus di mulut setiap pagi sebelum turun dari tempat tidur. Hasil pengukuran itu dicatat dalam sebuah tabel. Bila suatu hari, suhu tubuh menunjukkan peningkatan, berarti saat itulah ovulasi sedang terjadi. Sayangnya, bagi wanita yang siklus haidnya tidak teratur, hal ini tentu sulit dilakukan. Keakuratan metode ini juga rendah karena biar bagaimana pun kita tidak tahu apakah sperma X atau Y yang berhasil membuahi sel telur. Selain cara medis diatas, ada beberapa cara praktis yang diyakini dapat membuat pasangan memperoleh anak dengan jenis kelamin yang diidam-idamkan.
(MENDAPATKAN ANAK LAKI-LAKI) * Membilas Vagina dengan Air + Soda Larutan untuk membilas dibuat dari campuran 1 gelas air + 2 sendok makan garam soda (natrium bikarbonat soda). Mengapa harus dibilas seperti itu? Seperti sudah disebutkan, kromosom X bersifat lebih tahan asam sedangan kromosom Y bersifat kurang tahan asam serta jalannya lebih cepat. Nah, pembilasan vagina dengan larutan garam soda (bersifat basa) bertujuan menurunkan kadar keasaman vagina, sehingga sperma Y lebih terjamin hidupnya dan bisa melewati liang vagina menuju rahim untuk membuahi sel telur.
* Istri Orgasme Lebih Dulu
Biarkan istri mencapai orgasme lebih dahulu baru disusul suami. Cairan yang dihasilkan saat wanita mengalami orgasme akan lebih mendukung pergerakan sperma Y untuk lebih cepat sampai ke sel telur. Semakin cepat sampai akan semakin baik, karena usia sperma Y lebih pendek.
* Posisi Knee-Chest
Ada posisi yang diduga bisa membuat sperma Y meluncur cepat melalui liang vagina, rahim, dan sampai ke sel telur, yaitu posisi knee-chest. Posisi dimana suami bersetubuh dengan istri dari belakang ini disebut juga doggie style. * Penetrasi Dalam
Semakin dalam penetrasi, maka semakin dekat jarak yang ditempuh sperma menuju sel telur. Bila suami bisa menekan sedalam-dalamnya saat ejakulasi berlangsung, hal ini bisa meningkatkan kemungkinan mendapat anak laki-laki.
* “Puasa” Sementara
Untuk meningkatkan kuantitas volume spermanya, suami dianjurkan menabung spermanya atau tidak melakukan ejakulasi sekitar 7-8 hari. Dengan jumlah sperma yang lebih banyak per mililiternya, kemungkinan mendapatkan anak laki-laki juga meningkat.
Puasa seks juga bertujuan menghindari kemungkinan tertinggalnya sperma X dari hubungan intim yang dilakukan beberapa hari sebelum masa ovulasi. Bila ada sperma X tertinggal dalam organ reproduksi wanita, begitu tiba masa ovulasi, ia dapat langsung membuahi sel telur. Berarti anak perempuanlah yang akan didapat. Sedangkan jika dalam seminggu sebelumnya puasa seks dijalankan, maka sperma Y memiliki kesempatan yang besar untuk membuahi sel telur.
(MEMPEROLEH ANAK PEREMPUAN)
* Membasuh Vagina dengan Air + Cuka Untuk meningkatkan kadar keasaman vagina, basuhlah daerah itu dengan 1 gelas air yang sudah dicampur 2 sendok makan asam cuka. Lingkungan vagina bersuasana asam diharapkan dapat mematikan sperma Y sehingga sperma X selamat sampai tujuan. Volume sperma X yang banyak dapat meningkatkan kemungkinan mendapatkan anak perempuan.
* Hindari Orgasme
Saat melakukan hubungan intim, usahakan agar ejakulasi terjadi sebelum istri mencapai orgasme. Tanpa orgasme, sekresi alkalis (pengeluaran substansi yang membuat daerah vagina bersifat basa) tidak terjadi dan ini akan membuat sperma Y mati sehingga menguntungkan sperma X yang punya daya tahan lebih baik.
* Posisi Muka Bertemu Muka
Hubungan intim dengan posisi saling berhadapan, istri di bawah dan suami di atas sebetulnya membuat sperma tidak bisa langsung menerobos ke mulut serviks (leher rahim). Dengan begitu waktu yang dibutuhkan sperma pun akan lebih lama dan hal ini lebih menguntungkan sperma X.
* Penetrasi Pendek
Penetrasi pendek dilakukan dengan cara mengangkat penis hingga ke ujung vagina saat suami mengalami ejakulasi. Tindakan ini berarti memperpanjang jarak sperma ke sel telur yang diduga akan menambah persentase kesempatan sperma X mengingat daya tahannya yang lebih kuat dari sperma Y.
* Seks Teratur
Dengan seks teratur, volume sperma yang keluar otomatis lebih sedikit karena tidak ada sperma yang ditabung. Hal ini diyakini akan meningkatkan kemungkinan mendapatkan anak perempuan. Kenapa? Sebelum mencapai sel telur, sperma harus melalui perjalanan berat. Sebagian sel sperma akan mati di perjalanan, terutama sperma Y yang berumur pendek. Akhirnya semakin lama jumlahnya akan semakin sedikit. Nah, untuk mendapatkan volume sperma yang sedikit, hubungan intim sebaiknya dilakukan setelah haid, setiap 2 hari sekali hingga 2-3 hari menjelang ovulasi. Dengan begitu, sperma X yang tahan lebih lama mungkin saja banyak yang masih tertinggal dan akan membuahi sel telur begitu ovulasi terjadi. Hal yang perlu diketahui adalah semua metode hanya dapat meningkatkan persentase keberhasilan. Tidak ada yang bisa menjamin 100 % bahwa nanti yang keluar pasti bayi laki-laki atau bayi perempuan.Selamat mencoba!
wahh..bagus yank.. bisa buat pengetahuan kita nanti klo dah nikah. Ku pengen anak pertama kita cowok, kayaknya asyik tuh, cara mendapatkan anak cwok... Selain berusaha tp jgn lupa juga harus berdo'a kepada Allah, semua yg nentuin Allah SWT, mau cowok atw cewek.. kita wajib mensyukurinya, krn anak adalah titipan dan anugerah Allah pd kita, dengan di beri anak smoga hidup ini menjadi lebih indah dan anak juga membawa berkah.. Amin
Semoga kamu menjadi istri yg soleha dan membawa berkah bagi suami.. Amin ya rabbal alamin.. Tp, hari ini kok istriku susah di hubungin ? di YM susah eror mlulu, di sms gak masuk2.. hikz... hikzz.... hikzz...
Asma' binti Kharijah Al Fazary berpesan kepada puterinya ketika menikah (sebelum melepaskan kepergiannya menuju suaminya):
"Wahai puteriku sayang, tak lama lagi kau akan keluar meninggalkan ayunan tempat kau ditimang dulu, dan berpindah ke atas ranjang yang belum pernah kau lihat sebelumnya. Kau akan hidup bersama seorang kawan yang belum pernah kau kenal sebelumnya. Oleh karena itu, jadilah bumi tempat ia berpijak, maka ia akan menjadi langit yang menaungimu. Jadikanlah dirimu tempat sandaran baginya, maka ia akan menjadi tiang yang meneguhkanmu. Jadilah pelayan baginya, ia akan menjadi abdi bagimu. Jangan kau merepotkannya sehingga ia merasa kesal. Dan jangan terlalu jauh darinya sehingga ia lupa akan dirimu. Jika ia mendekatimu, maka dekatilah. Jika ia berpaling, maka menjauhlah. Peliharalah pandangannya, pendengarannya dan penciumannya. Jangan sampai ia memandang sesuatu yang buruk darimu. Dan jangan sampai ia mendengar kata-kata kasar darimu. Dan jangan sampai ia mencium bau yang tak sedap darimu. Jadikanlah setiap apa yang ia lihat adalah wajahmu yang cantik berseri-seri. Jadikanlah setiap apa yang ia dengar adalah ucapanmu yang santun dan lembut. Jadikanlah setiap apa yang ia cium adalah aroma wangi tubuh dan pakaianmu."
"Ayahmu dulu berpesan kepada ibumu: Maafkanlah segala kesalahan dan kehilafanku, niscaya cinta kita akan terus bersemi. Ketika aku marah, janganlah kau memancing lagi amarahku. Karena benci dan cinta takkan pernah bersatu. Saat benci datang, cinta pun kan berlalu."
Demikian isi pesan tersebut. Semoga bermanfaat dan dapat dijadikan bahan renungan untuk para calon istri yang akan memasuki sebuah kehidupan baru. Kehidupan yang mengakhiri masa lajang penuh penantian yang melelahkan.
sumber : http://tentang-pernikahan.com/article/articleindex.php?aid=933
Usia sudah melewati tiga puluh, tetapi belum juga ada tempat untuk menambatkan rindu. Seorang pria usia sekitar 40 tahun, memiliki karier yang cukup sukses, merasakan betapa sepinya hidup tanpa istri. Ingin menikah, tapi takut ! tak bisa mempergauli istrinya dengan baik. Sementara terus melajang merupakan siksaan yang nyaris tak dapat ditahan. Dulu ia ingin menikah, ketika keriernya belum seberapa. Tetapi niatitu dipendam dalam-dalam karena merasa belum mapan. Ia harus mengumpulkan dulu uang yang cukup banyak agar bisa menyenangkan istri. Ia lupa bahwa kebahagiaan itu letaknya pada jiwa yang lapang, hati yang tulus, niat yang bersih dan penerimaan yang hangat. Ia juga lupa bahwa jika ingin mendapatkan istri yang bersahaja dan menerima apa adanya, jalannya adalah dengan menata hati, memantapkan tujuan dan meluruskan niat. Bila engkau ingin mendapatkan suami yang bisa menjaga pandangan, tak bisa engkau meraihnya dengan, `Hai, cowok... Godain kita, dong.'Saya teringat dengan sabda Nabi Saw. (tapi ini bukan tentang nikah). Beliau berkata, `Ruh itu seperti pasukan tentara yang berbaris.' Bila bertemu dengan yang serupa dengannya, ia akan mudah mengenali, mudah juga bergabung dan bersatu. Ia tak bisa mendapatkan pendamping yang mencintaimu dengan sederhana, sementara engkau jadikan gemerlap kemapananmu sebagai pemikatnya? Bagaimana mungkin engkau jadikan gemerlap kemapananmu sebagai pemikatnya? Bagaimana mungkin engkau mendapatkan suami yang menerimamu sepenuh hati dan tidak ada cinta di hatinya kecuali kepadamu; sementara engkau berusaha meraihnya dengan menawarkan kencan sebelum terikat oleh pernikahan? Bagaimana mungkin engkau mendapatkan lelaki yang terjaga bila engkau mendekatinya dengan menggoda? Di luar soal cara, kesulitan yang kita hadapi saat ingin meraih pernikahan yang diridhai tak jarang kerana kita sendiri mempersulitnya. Suatu saat seorang perempuan memerlukan perhatian dan kasih-sayang seorang suami, ia tidak mendapatkannya. Di saat ia merindukan hadirnya seorang anak yang ia kandung sendiri dengan rahimnya, tak ada suami yang menghampirinya. Padahal kecantikan telah ia miliki. Apalagi dengan penampilannya yang enak dipandang. Begitupun uang, tak ada lagi kekhawatiran pada dirinya. Jabatannya yang cukup mapan di perusahaan memungkinkan ia untuk membeli apa saja, kecuali kasih-sayang suami. Kesempatan bukan tak pernah datang. Dulu, sudah beberapa kali ada yang mau serius dengannya, tetapi demi karir yang diimpikan, ia menolak semua ajakan serius. Kalau kemudian ada hubungan perasaan dengan seseorang, itu sebatas pacaran. Tak lebih. Sampai karier yang diimpikan tercapai; sampai ia tiba-tiba tersadar bahwa usianya sudah tidak terlalu muda lagi; sampai ia merasakan sepinya hidup tanpa suami, sementara orang-orang yang dulu bermaksud serius dengannya, sudah sibuk mengurusi anak-anak mereka. Sekarang, ketika kesadaran itu ada, mencari orang yang mau serius dengannya sangat sulit. Sama sulitnya menaklukkan hatinya ketika ia muda dulu. Masih banyak cerita-cerita sedih semacam itu. Mereka menunda pernikahan di saat Allah memberi kemudahan. Mereka enggan melaksanakannya ketika Allah masih memberinya kesempatan karena alasan belum bisa menyelenggarakan walimah yang `wah'. Mereka tetap mengelak, meski terus ada yang mendesak; baik lewat sindiran maupun dorongan yang terang-terangan. Meski ada kerinduan yang tak dapat diingkari, tetapi mereka menundanya karena masih ingin mengumpulkan biaya atau mengejar karier. Ada yang menampik `alasan karier' walau sebenarnya tak jauh berbeda. Seorang akhwat menunda nikah mesti ada yang mengkhitbah karena ingin meraih kesempatan kuliah S-2 ('Tahun depan kan belum tentu ada beasiswa'). Ia mendahulukan pra-sangka bahwa kesempatan kuliah S-2 tak akan datang dua kali, lalu mengorbankan pernikahan yang Rasullah Saw. Telah memperingatkan: "Apabila datang kepadamu seorang laki-laki (untuk meminang) yang engkau ridha terhadap agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah dia. Bila tidak engkau lakukan, maka akan terjadi fitnah di muka bumi dan akan timbul kerusakan yang merata di muka bumi." (HR. At-Tirmidzi dan Ahmad). Saya tidak tahu apakah ini merupakan hukum sejarah yang digariskan oleh Allah. Ketika orang mempersulit apa yang dimudahkan oleh Allah, mereka akhirnya benar-benar mendapati keadaan yang sulit dan nyaris tak menemukan jalan keluarnya. Mereka menunda-nunda pernikahan tanpa ada alasan syar'i, dan akhirnya mereka benar-benar takut melangkah di saat hati sudah sangat menginginkannya. Atau ada yang sudah benar-benar gelisah, tetapi tak kunjung ada yang mau serius dengannya. Kadangkala, lingkaran ketakutan itu terus belanjut. Bila di usia-usia dua puluh tahunan mereka menunda nikah karena takut dengan ekonominya yang belum mapan, di usia menjelang tiga puluh hingga sekitar tiga puluh lima berubah lagi masalahnya. Laki-laki sering mengalami sindrom kemapanan (meski wanita juga banyak yang demikian, terutama mendekati usia 30 tahun). Mereka menginginkan pendamping dengan kriteria yang sulit dipenuhi. Seperti hukum kategori, semakin banyak kriteria semakin sedikit yang masuk kategori. Begitu pula dengan kriteria tentang jodoh, ketika kita menetapkan kriteria yang terlalu banyak, akhirnya bahkan tidak ada yang sesuai dengan keinginan kita. Sementara wanita yang sudah berusia sekitar 35 tahun, masalah mereka bukan soal kriteria, tetapi soal apakah ada orang yang mau menikah dengannya. Ketika usia 40-an, ketakutan yang dialami oleh laki-laki sudah berbeda lagi, kecuali bagi mereka yang tetap terjaga hatinya. Jika sebelumnya, banyak kriteria yang dipasang, pada usia 40-an muncul ketakutan apakah dapat mendampingi istri dengan baik. Lebih lebih ketika usia sudah beranjak mendekati 50 tahun, ada ketakutan lain yang mencekam. Ada kekhawatiran jangan-jangan di saat anak masih kecil, ia sudah tak sanggup lagi mencari nafkah. Atau ketika masalah nafkah tak merisaukan (karena tabungan yang melimpah), jangan-jangan ia sudah mati ketika anak-anak masih perlu banyak dinasehati. Bila tak ada iman di hati, ketakutan ini akhirnya melahirkan keputus-asaan. Wallahu A'lam bishawab. Ya... ya... ya..., kadang kita sendirilah penyebabnya, kita mempersulit apa yang telah Allah mudahkan, sehingga kita menghadapi kesulitan yang tak terbayangkan. Kita memperumit yang Ia sederhanakan, sehingga kita terbelit oleh kerumitan yang tak berujung. Kita menyombongkan atas apa yang tidak ada dalam kekuasaan kita, sehingga kita terpuruk dalam keluh-kesah yang berkepanjangan. Maka, kalau kesulitan itu kita sendiri penyebabnya, beristighfarlah. Semoga Allah berkenan melapangkan jalan kita dan memudahkan urusan kita. Laa ilaaha illa Anta, subhanaka inni kuntu minazh-zhalimin. Berkenaan dengan sikap mempersulit, ada tingkat-tingkatanny a. Seorang menolak untuk menikah boleh jadi karena matanya disilaukan oleh dunia, sementara agama ia tak mengerti. Belum sampai kepadanya pemahaman agama. Boleh jadi seorang menunda-nunda nikah karena yang datang kepadanya beda harakah, meskipun tak ada yang patut dicela dari agama dan akhlaknya. Boleh jadi ada di antara kita yang belum bisa meresapi keutamaan menyegerakan nikah, sehingga ia tak kunjung melakukannya. Boleh jadi pula ia sangat memahami benar pentingnya bersegera menikah, sudah ada kesiapan psikis maupun ilmu, telah datang kesempatan dari Allah, tetapi... sukunya berbeda, atau sebab-sebab lain yang sama sepelenya. Ada Yang Tak Bisa Kita Ingkari Kadang ada perasaan kepada seseorang. Seperti Mughits -seorang sahabat Nabi Saw- kita selalu menguntit kemana pun Barirah melangkah. Mata kita mengawasi,hati kita mencari-cari dan telinga kita merasa indah setiap kali mendengar namanya. Perasaan itu begitu kuat bersemayan di dada. Bukan karena kita menenggelamkan diri dalam lautan perasaan, tetapi seperti kata Ibnu Qayyim Al-Jauziyah mengutip dari Al-Madaa'iny, "Andaikan orang yang jatuh cinta boleh memilih, tentu aku tidak akan memilih jatuh cinta." Perasaan ini kadang mengganggu kita, sehingga tak sanggup berpikir jernih lagi. Kadang membuat kita banyak berharap, sehingga mengabaikan setiap kali ada yang mau serius. Kita sibuk menanti -kadang sampai membuat badan kita kurus kering- sampai batas waktu yang kita sendiri tak berani menentukan. Kita merasa yakin bahwa dia jodoh kita, atau merasa bahwa jodoh kita harus dia, tetapi tak ada langkah-langkah pasti yang kita lakukan. Akibatnya, diri kita tersiksa oleh angan-angan. Persoalannya, apakah yang mesti kita perbuat ketika rasa sayang itu ada? Inilah yang insya-Allah kita perbincangkan lebih mendalam pada makalah Masih Ada Tempat untuk Cinta. Selebihnya, kita cukupkan dulu pembicaraan itu sampai di sini. Tuhan, Jangan Biarkan Aku Sendiri Di atas semua itu, Allah bukakan pintu-pintu- Nya untuk kita.. Ketuklah pertolongan- Nya dengan do'a. Di saat engkau merasa tak sanggup menanggung kesendirian, serulah Tuhanmu dengan penuh kesungguhan, `Tuhanku, jangan biarkan aku sendirian. Dan Engkau adalah sebaik-baik Warits..' (QS. Al-Abiya': 89). Rabbi, laa tadzarni fardan wa Anta khairul waritsin. Ini sesungguhnya adalah do'a yang dipanjatkan oleh Nabi Zakariya untuk memohon keturunan kepada Allah Ta'ala. Ia memohon kepada Allah untuk menghapus kesendiriannya karena tak ada putra yang bisa menyejukkan mata. Sebagaimana Nabi Zakariya, rasa sepi itu kita adukkan kepada Allah `Azza wa Jalla semoga Ia hadirkan bagi kita seorang pendamping yang menenteramkan jiwa dan membahagiakan hati. Kita memohon kepada-Nya pendamping yang baik dari sisi-Nya. Kita memasrahkan kepada-Nya apa yang terbaik untuk kita. Kapan do'a itu kita panjatkan? Kapan saja kita merasa gelisah oleh rasa sepi yang mencekam. Panjatkan do'a itu di saat kita merasa amat membutuhkan hadirnya seorang pendamping; saat hati kita dicekam oleh kesedihan karena tidak adanya teman sejati atau ketika jiwa dipenuhi kerinduan untuk menimang buah hati yang lucu. Panjatkan pula do'a saat hati merasa dekat dengan-Nya; saat dalam perjalan ketika Allah jadikan do'a mustajabah; dan saat-saat mustajabah lainnya
hari ini Q seperti jadi ibu rumah tangga,... hu uh!!! itu tu,,, ibu rumah tangga... iya... iya.... ibu rumah tangga yang itu,,, tw kan??? alah,, ibu rumah tangga... ih Gue jitak kepala loe sekali lagi bilang kagak tw ibu rumah tangga pa an ( sapa yang mo Q jitak iapz?? huh,, pengaruh rasa cape hari ini... pikiran jadi makin gila ja,,,)
iah inti nya,, the story of the day,,,, tararararar....... Q jadi ibu rumah tangga... hummmpghhhh.....
Wanita bagaikan sebuah pohon. ia tak kan tumbuh berkembang, berbuah, dan menjadi tempat berteduh yang sejuk, kecuali bila ada seorang manusia yang selalu menyinarinya dengan air sejuk.
Hati wanita juga begitu. ia tak kan tumbuh berkembang, berbunga apalagi memancarkan kasih dan sayang, kecuali bila ada seorang laki-laki yang senantiasa membelainya dengan cinta dan kasih sayang..
uhuk,... uhuk... Q kutip kata2 itu dari sebuah buku yang lagi ku baca hari ini dengan penuh konsentrasi ( ingat!!!! kata "konsentrasi" ini harus dibaca seperti spongebob mengucapkan kata "imajinasi"~kasihan bagi kalian yang tidak pernah nonton spongebob..hohohoho~maap,, ini hanya pengucapan)...
semoga,,, para lelaki memahami seperti apa hati wanita... sehingga,, cinta benar2 tersebar didunia ini,,, saya tekankan lagi,, tersebar !!!!, ya,, tentu saja cinta yang sejati...
ku kan datang padamu dengan membawa cinta dan kasih sayang yang tulus dari dasar hatiku, kan ku tanam bibit2 cinta di hatimu. kamu hadir di sisi ku yg tadi nya gelap menjadi terang penuh dengan cahaya cinta mu pada diri ku, ku mengharapkan kamu menerangi kegelapan ku untuk selama lama nya di kala suka maupun duka.
Waktu pulang dari kantor,,Q liad pasangan muda mudi,, yang ge dimabok asmara..hayah,,g tw deng ge mabuk asmara atw kesambet setan dstu.. secara tempat nya emang sepi,, masih banyak pohon end dijamin kayak ny ada penghuni nya...hiohohoho..
waktu tak liatin tu pasangan muda-mudi,, asyik aja,,, tanpa dosa tetep ja berpelukan mesra bak tak ada orang diskitarnya,. serasa dunia milik berdua yang lain ngontrak... iseng ja,, Q naek motor tak pelan2in,,, mo ngliad apa yang mereka lakukan lagi,,(inilah sifat orang usil yang belum sembuh..karena memang gak ada obat penyembuhnya,, bukan!!! bukan karen iri ngliat orang pacaran,,, ini murni usil!!!!)
Masya Allah,,
Tak kuduga...smua terjadi,,
mereka.... mereka.... melakukan itu.... itu....
Dunia??? oh dunia.... kenapa mereka melakukan itu???(husttt... jangan negatif thinking... mereka masih berpelukan tok ko...)
zaman sekarang etika pergaulan emang udah bebas iah.., status pacaran sekarang,, itu artinya dia milikQ,,, apa ja boleh,, ngapain ja boleh... bahkanberhubungan badan layak nya suami istri sudah merupakan hal biasa.. Astagfirullah,,,
Q jadi inget ma seseorang yang tak sengaja Q kukenal (maaf saya tak bisa menyebut nama),, dy nangis karena di tinggal pacarnya...padahal ini pacar ke 6 nya??? tapi satu2 nya yang berhasil menanam benih di rahim nya (weits,, satu2 nya?? kesan nya ko smua berusaha?? ah,, itu bukan urusanQ) .. tapi dasar lelaki,, dy ga mau merawat hasil benihnya,, kabur!!!
Wanita disni yang selalu jadi korban,,, saya tekankan lagi,,KORBAN... nah klo dah terjadi hal seperti ini gimna??? hamil?? Oh My God... rasa malu,, harga diri,, hinaan orang dan yang pasti dosa!!!... Kalo pas jaman nya Rasullullah,, bakal dihukum rajam... lha kalo jaman sekarang??? mo dihukum apa??? hinaan dari orang?? lha klo g punya malu?? kalo cuma hamil ja si,, masih belum parah banget (Saya mo nyebutin hal2 yang lebih parah yang bisa terjadi... bukan berarti hamil j trus,, wong gpp ko.. TIDAk !!! bukan begitu,,, ini untuk pembelajaran)... bisa aja terkena AIDS,, penyakit kelamin,, Semoga kita tidak termasuk didalam nya...Amien,,,
oleh sebab itu,, dan karena itulah... kita sebagai remaja yang memiliki Agama,, Islam tentu nya (karena saya beragama Islam)... tw Etika pergaulan dalam islam khususnya antara lelaki dan perempuan,,, iah garis besar nya si dibawah ini noh...
Saling menjaga pandangan di antara laki-laki dan wanita, tidak boleh melihat aurat , tidak boleh memandang dengan nafsu dan tidak boleh melihat lawan jenis melebihi apa yang dibutuhkan. (An-Nur:30-31)
Sang wanita wajib memakai pakaian yang sesuai dengan syari'at, yaitu pakaian yang menutupi seluruh tubuh selain wajah, telapak tangan dan kaki (An-Nur:31)
Hendaknya bagi wanita untuk selalu menggunakan adab yang islami ketika bermu'amalah dengan lelaki, seperti:
Di waktu mengobrol hendaknya ia menjahui perkataan yang merayu dan menggoda (Al-Ahzab:32)
Di waktu berjalan hendaknya wanita sesuai dengan apa yang tertulis di surat (An-Nur:31 & Al-Qisos:25)
Tidak diperbolehkan adanya pertemuan lelaki dan perempuan tanpa disertai dengan muhrim.
Iah,, seperti film Ayat-Ayat Cinta tu contoh nya,,, TA'ARUF !!! Tapi saya sebagai manusia biasa tentu tidak sempurna,, bisa mengingatkan,, belum tentu bisa menjalankan dengan sempurna,,, oleh sebab itu,, marilah semua!! kita berpegangan tangan,, saling mengingatkan satu sama lain.. Agar tetap berada di jalan Allah!! Merdeka!!! Merdeka!!! kalau bukan kita??? siapa donk???
jadi nanti klo kita pas ktemu gak boleh pelukan ya ? aku kan kangen km... hikzz...hikzz...hikzz...
tapi bener juga kita harus bisa menjaga hawa nafsu ini..kita harus sabar sampe Allah menjadikan kita berdua halal dulu (dng cara menikah). Karena menikah adalah ikatan syar’i yang menghalalkan hubungan antara laki-laki dan perempuan, serta menjaga masyarakat dari akhlak yang keji (zina) yang menghancurkan moral serta menghilangkan kehormatan.
Ini adalah ungkapan hati kekasihQ... Orang yang Insya Allah atas Kehendak Allah,, kan menjadi bagian dalam hidupQ,, ======================================== untuk cintaku,
byangmu yg jauh, membuat rinduku smakin memuncak..pd saat ku tertikam rindu, ku pejamkan mataku, ku rsakan dtak jantungku, krna stiap detaknya adlh rasaku padamu, & dgn mejamkan mataku…kau senantiasa ada di hatiku… ku tulis nama mu di dasar hati ku…di sana lah nama mu bertahta tuk selamanya... Q kan slalu jaga kesucian cinta ini hanya untuk’mu…hanya sang wkt & penantian yg tulus inilah yg bs jwb semua ini…bila waktunya tiba nanti, kan kupasangkan cincin pernikahan kita nanti di jari manismu, sebagai tanda tulus dan sucinya cintaku padamu tuk saat ini, nanti dan selamanya,,,
um,,, dia gak lupa minta Q buat nulis kata "mmmmmmmuuuuuuuuuuaaaaaaaaaaaacccccccccchhhhhhhhh" sebenernya cukup malu,, tapi itu amanah,,, so Q tulis de,,,
penting ga si??? penting ga si??? penting ga si???
ah,, whatever...
Astagfirullah,,, Iri dengki adalah celah yang menjadi pintu masuknya syetan ke dalam hati manusia.
Rasulullah SAW bersabda:
“ Tidak boleh dengki seseorang kecuali pada 2 orang,yaitu orang yang diberi harta oleh Allah, kemudian ia memenangkannya atas kerakusannya di jalan yang benar. Dan orang yang diberi hikmah oleh Allah, kemudian ia memutuskan persoalannya dengannya dan mengajarkannya (HR Bukhori)
Seseorang yang memiliki sifat iri dan dengki gak akan pernah tenang dalam hidupnya..
dan Q jadi teringat,,, Kita hanya seorang makhluk yang lemah , tidak sepantasnya berlaku sombong, hingga menimbulkan iri pada manusia yang lain.
sayangQ,, cintaQ,, tau gak kenapa aku sayang kamu??? iah,, itu karena aku sayang kamu.. aku sayang kamu perlu sebab gak??? kayak ny enggak de,,, soal nya emang aku sayang kamu,, oleh sebab itu,, aku sayang kamu... alasan laen,,, ya tentu saja karena aku sayang kamu... iah itulah kenapa aku sayang kamu,,,
wkwkwkwk,,, ga lucu iah??? ga mutu iah??? tapi it's no problemo,,,
g sengaja baca ni di blog http://www.kasihkekasih.blogspot.com/ karena bisa jadi pembelajaran buatQ juga,, so ku posting disini,, smoga bermanfaat buat yang baca... amien
Siapakah wanita yang menjadi ahli Syurga? Apakah ciri-ciri atau sifat-sifat yang menjadi kunci bagi wanita memasuki syurga?
Sebuah hadis Nabi menyatakan: Daripada Anas, Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda yang bermaksud: "Apabila seorang perempuan mendirikan sembahyang lima waktu, berpuasa sebulan (Ramadhan), menjaga kehormatan dan taat kepada suami, dia akan disuruh memasuki syurga melalui mana-mana pintu yang dia sukai." (Hadis Riwayat Ahmad)
Menurut hadis di atas sekurang-kurangnya ia telah menggariskan empat dasar atau sifat utama yang menjadi teras bagi seorang wanita muslimah memasuki syurga, iaitu menunaikan kewajipannya kepada Allah dalam makna melaksanakan ibadah-ibadah yang diwajibkan ke atasnya seperti sembahyang, puasa, dan lain-lain ibadah wajib yang mampu dilaksanakan. Sebuah hadis menyebutkan bahawa sembahyang adalah perkara pertama yang akan disoal di hari Kiamat.
Daripada Abu Hurairah Radhiallahu Anhu, Nabi Sallallahu Alahi Wasallam bersabda: "Sesungguhnya perkara yang pertama sekali dikira dari amalan hamba di hari kiamat ialah sembahyang; sekiranya sembahyang itu sempurna, maka beruntung dan berjayalah dia, dan sekiranya ia rosak, maka kecewa dan rugilah dia, kalau kewajipan fardhu masih kurang, Allah berfirman: Lihatlah adakah amalan-amalan sunat untuk menyempurnakan kekurangan tersebut. Demikianlah seterusnya dengan amalan yang lain" (Hadis riwayat at-Tirmizi) Disamping menunaikan kewajipan kepada Allah, menunaikan hak dan kewajipan kepada suami juga merupakan hal yang tidak boleh diabaikan oleh seorang wanita.
Tertunainya hak dan tanggungjawab suami barulah akan turun keredhaan dan rahmat Allah kepadanya. Menjaga kehormatan diri juga merupakan hal yang digariskan oleh hadis di atas. Antara hal-hal yang boleh diketegorikan dalam konteks menjaga kehormatan itu ialah mempunyai sifat pemalu, jika suaminya keluar dia akan menguruskan dan menjaga dirinya dan harta suaminya dengan amanah. Bila suaminya datang kepadanya dia akan menjaga mulut daripada menyebutkan perkataan yang tidak elok didengar.
Sebuah hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyatakan bahawa: "Sesungguhnya sopan santun dan keimanan adalah saling berkaitan, jika salah satunya dikeluarkan, yang satu lagi juga akan hilang serentak." (Hadis Riwayat Baihaqi)
Maksud hadis ini ialah jika kesopanan atau sifat malu sudah hilang, iman juga akan hilang bersama-samanya. Betapa besarnya pengaruh antara kesopanan dan keimanan kepada diri seorang wanita itu, Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menegaskan dengan sabda baginda: "Apabila sesesorang itu terlibat dengan penzinaan, ia bukan lagi seorang beriman, apabila seseorang itu mencuri ia bukan lagi seorang beriman, apabila seseorang itu meminum arak ia bukan lagi seorang beriman, apabila seseorang itu menyelewing setelah diberi amanah oleh orang lain ia bukan lagi seorang beriman, dan apabila seseorang diantara kamu menipu ia bukan lagi seorang beriman, oleh itu berjaga-jagalah!"
Taat kepada suami merupakan satu lagi sifat wanita yang digambarkan oleh hadis yang dipaparkan di awal makalah ini. Taat kepada suami adalah tanggungjawab isteri yang wajib di sempurnakan. Sebuah hadis yang diriwayatkan oleh al-Imam Bazzar Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda: "Kamu sampaikan kepada perempuan yang kamu jumpa, bahawa taat kepada suami, dan mengakui hak-hak suami, sama pahalanya dengan berperang dan bertempur dengan musuh-musuh Islam di medan pertempuran, tetapi sedikit sangat daripada isteri-isteri yang menyempurnakan hak-hak suami mereka." (Hadis riwayat Al Imam Bazzar) Isteri adalah pusat dan sumber kebahagiaan dan ketenteraman di dalam sebuah rumahtangga. Ia perlu mempunyai sifat-sifat sabar dan perhatian yang sepenuhnya kepada suami dan juga anak-anak.
Sikap inilah yang boleh mewujudkan suasana yang tenang, aman dan damai dalam rumahtangga. Dalam hal ini, para isteri sayugialah akan sentiasa bersikap baik kepada suami. Saidina Abu Bakar Radhiallahu Anhu meriwayatkan bahawa Rasullullah Sallallahu Alaihi Wasallam pernah bersabda: "Seorang wanita yang menyakiti hati suami dengan lidahnya, dia mendatangkan celaan dan kemurkaan Allah, para malaikat dan umat manusia." Selain itu, Saidina Ali Radhiallahu Anhu meriwayatkan sebuah hadis mengenai setiap isteri yang tidak menghormati status suaminya. "Wanita yang berkata kepada suaminya yang tidak melihat apa-apa kebaikan pada suaminya, Allah menghapuskan segala perbuatan baiknya selama 70 tahun, walaupun dia berpuasa selama itu siang hari dan bersembahyang pada malamnya." (Hadis Riwayat Imam Majah dan An-Nasai)
Berdasarkan huraian ringkas di atas, para wanita semestinyalah mengamalkan sikap taat dan bertakwa kepada Allah, bertanggungjawab kepada suami dan menjaga kehormatan dirinya. Semoga dengan itu, akan mudahlah mereka mendapat rahmat dan keredhaan Allah. Rahmat dan redha Allah itulah yang akan menjamin kebahagian hidupnya di dunia dan di akhirat.
Ya Allah aku memohon ketetapan dengan kekuasaan-Mu, memohon karunia-Mu yang sangat Agung ... semoga istriku nanti menjadi istri yang sholehah, dan membawa berkah bagiku, baik berkah di dunia maupun di akherat nanti. Apabila istriku nanti, istri yang sholehah, ku berjanji Ya Allah ku bersyukur dan tak kan kulukai istriku nanti baek dlm bentuk fisik maupun batin serta ku kan menjaganya sampe akhir hayatku. Amin..amin ya rabbal alamin.
Q dah sering bikin blog,, tapi always,,selalu,,always,,selalu..ilang !!!!!
eits,, bukan ilang di telen bumi atw ilang di gondol wewe.. ini ilang karena kesalahan atas penulis sendiri,, entah lupa password,, atw alamat blog nya! (ini salahQ,, ini salahQ,, dasar bodoh!!!) Hummffffhhhppp....
semoga ini blog terakhir yg kubuat,, tapi kan slalu ada dihati...slalu dikenang,, dan tentu saja di POsting !!!